“Rakyat nggak mungkin akan milih pemimpin yang mukanya jelek, alatnya, ngomongnya jelek. Itu nggak mungkin,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini menyayangkan pernyataan Menag Yaqut tersebut yang seharusnya tidak keluar dari mulut seorang pejabat tinggi negara.
“Ini untuk apa mengeluarkan begitu? Buang buang statement menurut saya, buang buang omongan yang nggak perlu. Ini kan omongan pinggir jalan, omongan buzzer, omongan provokator yang seperti itu,” tutupnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?