“Rakyat nggak mungkin akan milih pemimpin yang mukanya jelek, alatnya, ngomongnya jelek. Itu nggak mungkin,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini menyayangkan pernyataan Menag Yaqut tersebut yang seharusnya tidak keluar dari mulut seorang pejabat tinggi negara.
“Ini untuk apa mengeluarkan begitu? Buang buang statement menurut saya, buang buang omongan yang nggak perlu. Ini kan omongan pinggir jalan, omongan buzzer, omongan provokator yang seperti itu,” tutupnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?