Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) itu juga menduga banyak pendukung yang kecewa lantaran ucapan dan sikap Jokowi kini kerap berseberangan.
Silaen juga mengatakan, kritik keras dari barisan pendukung Jokowi, saat ini bisa diartikan sebagai bentuk ketidaksetujuan, bahkan penolakan.
"Tagline 'Jokowi adalah Kita' itu sudah sirna ditelan bumi. Awal yang baik tidak dapat dipertahankan Jokowi sebagai legacy of destiny, sehingga tidak happy ending," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran