Massa lantas meruntuhkan barrier beton dan kawat berduri, tepatnya setelah pukul 18.15 WIB. Aksi ini bukan tanpa alasan, massa rupanya meminta agar rekan mereka yang sempat ditahan aparat keamanan segera dibebaskan.
Melihat kondisi tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Deputi IV, Yohanes Joko dan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo menemui perwakilan mahasiswa. Mendengar permintaaan massa, mereka kemudian membebaskan tiga mahasiswa ditambah lagi dua belas lainnya.
Para mahasiswa yang sempat ditahan akhirnya dipulangkan. Setelah itu, suasana berangsur kondusif hingga saat ini.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?