Ada juga politikus Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketum PBB Yusril Ihza, Ketum Gelora Anis Matta, dan lainnya.
"Jadi saya waktu masih muda, sekarang agak muda. Emang lo bilang gue tua? Enak aja lo. Jadi apa? Gemoy? Apa itu gemoy?" ujar Prabowo yang berusia 72 tahun ini disambut tawa.
Kata Prabowo, saat muda Tuhan memberi dia pelajaran, dan dia mendapat banyak hikmah.
"Saya jadi mendapat banyak hikmah. Tapi pada prinsipnya saya tidak menyerah. Saya tidak pernah mau putus asa, saya belajar, tapi selalu fokus saya adalah pengabdian kepada bangsa dan rakyat Indonesia," beber Prabowo yang diberhentikan dari dinas kemiliteran pada Agustus 1998 ini.
"Dan karena saya lihat Pak Jokowi juga berbuat, berpikir, bertindak selalu untuk kepentingan bangsa Indonesia karena itu saya tidak ragu, saya bangga saya tim Jokowi," ujar Prabowo yang bergabung dengan Jokowi setelah kalah Pilpres 2019 ini.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?