"Jokowi seolah bukan kader PDIP, apalagi petugas partai. Karena itu, ada kemungkinan Megawati akan membuat jarak yang lebih tegas dengan Jokowi. Tidak menutup kemungkinan pula PDIP menarik menterinya dari kabinet sebelum di-reshuffle Jokowi," ujarnya.
Oleh karena itu, jika PDIP akhirnya menarik seluruh menterinya dari kabinet, maka akan terbuka peluang partai yang telah mengantarkan Jokowi menjadi presiden ini, akan memposisikan diri sebagai partai oposisi.
"PDIP akan mengkritik Jokowi atas dasar melaksanakan fungai pengawasan. Bentuk amarah seperti itu berpeluang terjadi, karena bisa saja Megawati merasa dikhianati oleh Jokowi. Megawati merasa relasinya dengan Jokowi sudah seperti patah arang," ujar Jamiluddin.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?