Soal keterlibatan pemuda, Riyan menyoroti kehadiran putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pilpres 2024. Menurut Kongres Pemuda Nasional, kehadiran Gibran adalah angin segar bagi anak muda untuk bisa berperan lebih bagi bangsa.
Namun demikian, Kongres Pemuda Nasional tidak menutup mata kehadiran Gibran di saat bersamaan juga berpotensi menjadi ancaman abuse of power.
"Saudara Gibran adalah anak Jokowi yang saat ini sedang menjabat sebagai Presiden. Di situlah ancamannya. Bagaimana Presiden meyakinkan publik bahwa gelanggang pilpres ini akan fair?" ungkap mantan Ketua BEM UIN Jakarta ini.
Untuk menjawab kegelisahan tersebut, Riyan lantas menyampaikan undangan terbuka kepada Gibran untuk berani tampil menyampaikan gagasannya kepada publik.
"Ini undangan debat terbuka kepada saudara Gibran. Silakan anda tentukan temanya, tempatnya, dan kapan akan dilaksanakan," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?