"Kalau ngaku Islam, Islam itu perintahnya adalah bersifat adil meskipun terhadap anaknya," sambung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Jokowi sendiri merestui putranya Gibran yang menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskan Jokowi usai memimpin Apel Hari Santri Nasional 2023, di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu pagi (22/10).
"Orang tua tugasnya hanya mendoakan dan merestui," kata Jokowi.
Presiden RI dua periode itu menegaskan, dirinya tidak pernah mempengaruhi setiap keputusan politik Gibran yang saat ini menjabat wali kota Solo tersebut.
"Keputusan semua sudah dewasa, jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan oleh anak-anak kita," tandas Jokowi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?