POLHUKAM.ID - Netralitas aparat penegak hukum pada Pemilu 2024 diragukan sebagian kalangan masyarakat. Terlebih ada anggapan "orang dekat Jokowi" yang bakal dijadikan Panglima TNI, menggantikan Laksamana Yudo Margono yang pensiun November mendatang.
Menyikapi itu, pengamat masalah militer, Connie Rahakundini Bakrie, menuturkan, memang tidak menutup kemungkinan ada intervensi dari Presiden Joko Widodo, dengan mengarahkan aparat penegak hukum di 2024 nanti.
"Saya melihatnya begini, bagaimanapun tentara itu manusia yang disempurnakan, apalagi mencapai jenjang panglima dan calon panglima. Saya masih percaya pak Agus bisa netral, tetapi sekali lagi, selama presiden sebagai panglima tertinggi, dia mengintervensi dong," kata Connie, di Media Center Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Senin (30/10).
Dia mencontohkan dugaan intervensi Presiden Joko Widodo terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Maka, tidak menutup kemungkinan dugaan intervensi terhadap aparat penegak hukum, apalagi yang dijadikan Panglima TNI orang dekat Jokowi.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?