Di sisi lain, Adi membayangkan perasaan Ganjar dan Anies yang dinilai sudah bisa membaca tidak mungkin mendapat dukungan Istana pada pemilihan presiden mendatang.
Sehingga pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu memuji sikap Anies dan Ganjar yang terlihat happy dan selalu menebar senyum.
"Tak ada yang bisa memastikan, apakah makanan yang disantap Ganjar dan Anies senikmat yang disampaikan ke publik. Jangan-jangan semua makanan yang dilahap rasanya pahit, asin, dan kecut," tuturnya.
"Lalu, kira-kira kapan bakal cawapres juga diundang makan siang ya? Yang bikin tensi pilpres naik faktor bacawapres, ya kan?" tandas Adi Prayitno
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...