Di sisi lain, Adi membayangkan perasaan Ganjar dan Anies yang dinilai sudah bisa membaca tidak mungkin mendapat dukungan Istana pada pemilihan presiden mendatang.
Sehingga pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu memuji sikap Anies dan Ganjar yang terlihat happy dan selalu menebar senyum.
"Tak ada yang bisa memastikan, apakah makanan yang disantap Ganjar dan Anies senikmat yang disampaikan ke publik. Jangan-jangan semua makanan yang dilahap rasanya pahit, asin, dan kecut," tuturnya.
"Lalu, kira-kira kapan bakal cawapres juga diundang makan siang ya? Yang bikin tensi pilpres naik faktor bacawapres, ya kan?" tandas Adi Prayitno
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
12 Perusahaan Diduga Picu Bencana Ekologis Sumatera: Satgas Kantongi Bukti Kuat!
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!