Apalagi kata Kang Tamil, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu juga tidak berani tegas kepada Jokowi yang secara jelas di ruang publik memberikan diksi-diksi yang menyindir PDIP.
"Sudah lah, kita nggak usah menutup mata atau membohongi diri, jelas hari ini bahwasanya Jokowi itu mendukung Prabowo. Tapi PDIP tidak pernah dan tidak berani memanggil Jokowi. Nah ini kan jelas, ini yang saya katakan kebancian politik daripada PDIP," tutur Kang Tamil.
Namun demikian, Kang Tamil meyakini, PDIP tidak tegas terhadap Jokowi karena masih berharap suara pemilih Jokowi juga masuk ke pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Hari ini PDIP mau apa? Di satu sisi, PDIP ini nggak suka dan nggak senang dengan apa yang dilakukan Jokowi dan Gibran, tapi di satu sisi PDIP ini masih berharap suara-suara pemilih Jokowi itu juga masuk kepada Ganjar dan Mahfud, nah ini yang saya katakan kebancian politik dari PDIP," pungkas Kang Tamil.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang