Adapun dalam acara pembekalan caleg, putra dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menyinggung pesan Prabowo selaku capres yang diusung partainya. Ibas awalnya mengatakan partainya sudah pernah merasakan menjadi pihak oposisi dan koalisi pemerintah.
Ketika menjadi oposisi, pihaknya pernah merasakan sikap kurang baik yang didapat dari pihak lain. “Kita pernah merasakan 10 tahun membangun negeri ini, manis.
Kita pernah merasakan juga 10 tahun mengawal dalam menjadi mitra kritis pemerintah dan kita juga rasanya sangat tahu bagaimana difitnah, dibully, diejekin, apalagi dijelek-jelekin,” ungkap Ibas.
Dia kemudian mengingatkan agar sikap negatif itu tidak boleh dibalas dengan sikap negatif juga. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Prabowo agar tetap dibawa santai. “Saya jadi ingat pesan capres kita.
kalau ada yang begitu, yang julid, yang marah, yang nyinyir, apalagi hendak merusak moril, kita senyumin aja, jogetin aja. Betul? Kalau perlu bilang bro/sis ngopi yuk, saranghaeyo,” ujar Ibas
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang