Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini mengatakan jika kata ‘anak ingusan’ dialamatkan kepada Gibran Rakabuming Raka sangatlah tidak etis.
Habiburokhman mengatakan Gibran merupakan anak yang sehat, dan memiliki prestasi dalam membangun Kota Solo.
"Kalau misalnya Gibran bocah ingusan, narasi tersebut dialamatkan kepada Pak Gibran, saya pikir salah alamat. Pak Gibran kan juga bukan bocah, (usia) 36 tahun. Juga nggak ingusan kita lihat kan, nggak flu. Jadi kalau dilihat dari prestasi, kinerja, kapasitasnya jelas-jelas ini bukan bocah ingusan," tegasnya.
Terkait pengkhianatan yang disebut-sebut adalah Gibran, Habiburokhman meminta agar sudut pandang ihwal pengkhianatan di mata masyarakat perlu diluruskan.
"Kemudian soal pengkhianat kan sudut pandangnya seperti apa, loyalitas itu kan kepada bangsa dan negara, pada nilai-nilai kebaikan yang kita perjuangkan kepada bangsa dan negara bukan kepada elite-elite politik," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang