Peristiwa intimidasi, kata Satrio, terjadi setelah acara uji publik dan dialog terbuka di Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta pada Kamis pagi, 23 November 2023.
Ia mengaku tidak mendapatkan kesempatan untuk bertanya secara langsung pada Ganjar dalam dialog, karenanya ia mengejar mantan Gubernur Jawa Tengah itu yang akan meninggalkan lokasi acara.
Satrio mengatakan sempat melontarkan pertanyaan mengenai kasus Wadas, namun tidak terjawab karena Ganjar sudah masuk ke mobil, yang diperolehnya hanya intimidasi. "Orangnya pakai baju putih," kata Satria menjelaskan sosok yang mengintimidasinya.
Kasus penambangan batuan andesit di Desa Wadas, Purwerojo, Jawa Tengah, menurut Satrio memang perlu dipertanyakan karena terdapat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di dalamnya.
Bahkan Ganjar juga telah dipanggil Komisi Nasional HAM, namun ia tidak menghadiri undangan tersebut.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?