POLHUKAM.ID -Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid melihat tidak ada tanda-tanda nyata kekuasaan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo mengarah pada praktek Orde Baru, seperti yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Jika benar pemerintahan Jokowi bak Orde Baru, Nusron menilai, mengkritik seperti yang dilakukan Megawati pasti sudah ditangkap.
Nusron menjelaskan, salah satu syarat Orde Baru bisa melakukan kesewenang wenangan adalah pemerintahan diisi oleh partai politik yang sangat terbatas. Dulu, kata dia, parpol hanya tiga tapi sekarang ada 18 partai.
Selain itu ciri-ciri Orde Baru lainnya, ada pembungkaman kepada orang-orang yang berbicara yang kritis terhadap pemerintah.
"Kalau Orde Baru, ada kritik seperti dilakukan oleh bu Mega sudah ditangkap itu. Tapi hari ini yang terjadi enggak. Malah sebaliknya, orang yang terbukti menghina presiden aja dibiarkan dan enggak ada proses tangkap-tangkap itu," ujar Nusron di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Selasa, 28 November.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Beban atau Aset? Analisis Mengejutkan Soal Risiko Prabowo
Rahasia 4,5 Jam Prabowo dengan 5 Raja Bisnis Indonesia: Apa yang Dibahas di Balik Pintu Tertutup?
Amien Rais Bongkar Keresahan Jokowi: Bisakah Gibran & PSI Menang Pilpres 2029?
Amien Rais Bongkar Penyebab Kesehatan Jokowi Drop Drastis Pasca Lengser, Ini Faktanya!