Menurut anggota DPR itu, pemerintahan yang dibangun Jokowi sudah on the track sesuai dengan arus informasi. Nusron mengajak semua pihak untuk tidak mundur dari reformasi yang sudah dilalui bangsa Indonesia.
"On the track pada proses demokratisasi sesuai dengan semangat reformasi, yang komitmen demokratisasi itu sama-sama sudah kita lakukan dan kita langsung bersama dan tidak boleh berjalan ke belakang atau ditarik mundur," katanya.
Politikus Golkar itu menegaskan, pihaknya sangat menghormati Megawati sebagai Presiden ke-5 RI sekaligus putri Proklamator, Soekarno. Dia menganggap, statement yang disampaikan Megawati adalah ungkapan kegelisahan sebagai orang tua juga kegelisahan sebagai partai pengusung yang berharap agar Jokowi dijadikan alat partai politik dan petugas partai politik tertentu.
"Tetapi Pak Jokowi lebih memilih menjadi petugas negara dan petugas rakyat daripada menjadi petugas partai politik," ucap Nusron.
Sumber: voi
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?