Keyakinan Ubedilah itu disampaikan saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/12). Mulanya, Ubedilah berbicara tentang kemungkinan Firli Bahuri diintervensi usai laporan soal dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) anak presiden masuk KPK.
"Tentu saja gonjang-ganjing elit politik yang terjadi itu membuat Firli, mungkin ya ini baru dugaan kan, atau ada analisis yang mengarah ke sana bahwa, mungkin ada perubahan sikap dari seorang Firli untuk mengungkap perkara-perkara yang selama ini tidak diungkap misalnya, sehingga dia semacam dikriminalisasi," kata Ubedilah.
Jika hal tersebut benar terjadi, maka Ubedilah menilai citra presiden akan menjadi negatif. Sebab, dia akan diduga melakukan intervensi hingga berbuat kriminalisasi pada penegak hukum.
"Ya kalau itu yang terjadi, ini lebih jahat lagi. Dahsyat itu, karena akar persoalan dari kekacauan ini kan representasinya kan sama dia," pungkas Ubedilah
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?