“Pak Prabowo ini punya ketegasan luar biasa, luar biasa. Tapi sayang, pada dua jawaban itu sama sekali tidak punya ketegasan. Kenapa saya sampaikan? Pertanyaan saya sebetulnya satu, apakah kalau bapak jadi pesiden akan membuat pengadilan HAM?” tandasnya.
“Kedua, apakah bapak bisa menemukan, menunjukan, membantu keluarga korban, agar mereka bisa berziarah ke makam anak-anaknya. Dua pertanyaan itu sama-sama tidak dijawab,” imbuh Ganjar.
Lebih lanjut ditegaskan, jika dirinya terpilih sebagai Presiden RI, Ganjar bakal menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.
“Kalau saya boleh meminta, kalau saya jadi presiden, saya akan bereskan ini, agar dalam kontestasi Pilpres beriktunya, isu ini tidak akan muncul lagi, karena presidennya tegas menuntaskan pekerjaan itu di eranya,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?