POLHUKAM.ID - Juru bicara Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Andi Sinulingga, mengingatkan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah yang kini jadi bagian dari Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, supaya tidak perlu repot-repot mengurus partai dan koalisi lain.
Fahri melalui cuitannya di sosial media X menuliskan kalau partai-partai Koalisi Perubahan terutama Nasdem dan PKB akan menarik menteri-menterinya dari Kabinet Indonesia Maju. “Ngapain dia (Fahri Hamzah) ngurusin partai orang? kata Andi, melalui pesan WhatsApp, Kamis (14/12/2023).
Andi menyebut posisi atau jabatan menteri yang diemban seseorang merupakan hak prerogatif dari Presiden. Presiden, kata dia, punya hak dan wewenang menunjuk, memberhentikan atau reshuffle anggota kabinetnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?