Dia mengatakan partainya masih fokus memperkuat para kader-kader mereka menuju Pemilu 2024. Hasto menyebutkan hal itu berkaca pada Pilpres 2019.
"Kerja sama parpol tidak hanya didasarkan pada kesamaan ideologi, historis, platform partai, tetapi nantinya mengerucut kepada siapa calon presiden dan wakil presiden yang nantinya akan diusung," kata Hasto di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (29/5).
Namun, Hasto juga menegaskan PDIP tidak menutup pintu bagi partai lain untuk berkoalisi.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini