Cakra memberikan contoh kepemimpinan Gibran di Kota Surakarta, yang mencakup pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pembangunan infrastruktur fisik dan sosial, kerjasama investasi, penguatan institusi, dan berbagai aspek lainnya.
Dengan membawa contoh konkrit dari pengalaman Gibran di Surakarta, Cakra Yudi Putra menyatakan bahwa penampilan dalam debat semalam sekali lagi membuktikan bahwa Gibran layak menjadi Cawapres.
Keberhasilannya dalam memimpin dan mengelola berbagai aspek di tingkat lokal menjadi landasan kuat bagi keyakinan bahwa Gibran memiliki kapasitas dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk tugas yang lebih besar di tingkat nasional.
Tanggapan ini mencerminkan pandangan positif Cakra Yudi Putra terhadap Gibran dan keyakinannya bahwa Gibran memiliki rekam jejak yang memadai untuk memegang jabatan Cawapres.
Debat tersebut telah menjadi panggung bagi Gibran untuk membuktikan dirinya, dan menurut Cakra, hasilnya memang sesuai dengan ekspektasi yang telah dipertimbangkan sebelumnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pande.co.id
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?