Baca Juga: Cara Login Primary Care BPJS Kesehatan Khusus Faskes
Seperti tidak memberikan STTP atau Surat Tanda Terima Pemberitahuan),
money politic atau pembagian sembako, bahan kampanye tidak sesuai aturan, dan keterlibatan ASN atau Aparatur Sipil Negara.
"Kami juga melakukan kegiatan partisipasi masyarakat, baik berupa sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif Masyarakat yang sasarannya adalah kader PKK, Karang Taruna, OKP se-Kecamatan Beji, dan Perwakilan Siswa SMA/SMK kelas 12 (pemilih pemula) se-Kecamatan Beji," kata Winda.
Kemudian Panwascam Beji juga melakukan koordinasi dengan aparat keamanan baik dengan Polsek Beji dan Koramil Beji.
Baca Juga: Kota Depok Raih Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, Imam Budi Hartono: Peringkat Satu
Kemudian pencegahan melalui publikasi kegiatan di sosmed atau sosial media seperti Instagram dan Facebook.
"Kami Panwascam Beji kerjasama dengan Polsek Beji dan Koramil Beji.
Panwascam Beji telah melakukan pengawasan kampanye yang tersebar di 6 Kelurahan," tuturnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritautama.co.id
Artikel Terkait
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas