Hadir mewakili Setjen KPU, Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, mengaku memiliki kepentingan untuk hadir pada rapat ini mengingat kerja KPPS banyak berkaitan dengan teknis kepemiluan. Terutama teknis pemungutan dan penghitungan suara. Oleh karena itu dia menekankan agar modul nantinya juga dapat menjadi pemandu selain petunjuk teknis (juknis) yang juga tengah disiapkan oleh KPU.
"Saya yakin bapak/ibu (peserta rapat) juga mempunyai pengalaman dalam menyusun dan membentuk modul KPPS," kata Wima.
Sebelumnya Kepala Pusat Pelatihan dan Penelitian dan Pengembangan Wahyu Yudi Wijayanti dalam laporannya menyebut tujuan dari kegiatan rapat ini adalah untuk menyiapkan modul yang nantinya akan dapat menyamakan pemahaman KPPS dalam bertugas.
Turut hadir dalam pembukaan rapat tersebut, Kepala Biro AHPS Andi Krisna dan Inspektur Wilayah III Mars Ansori Wijaya. Anggota KPU di 9 Provinsi pengampu Divisi SDM, serta narasumber dari perwakilan kampus serta pegiat pemilu. (ADV/RLS).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: biznislinggau.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?