Hal itu tentunya senada dengan pesan yang disampaikan oleh Prabowo - Gibran untuk senantiasa menjaga marwah pemilu agar damai serta terpilih pemimpin yang terbaik bagi Bangsa Indonesia.
"Semoga tanggal 14 Februari 2024 nanti dimudahkan jalannya oleh Allah untuk Prabowo - Gibran menjadi pemimpin nasional, menjadi presiden Republik Indonesia," katanya.
Dikatakan Asmawi Rofiq dalam kontestasi sering terjadi perbedaan pilihan, namun dengan perbedaan itu masyarakat diminta untuk tidak saling memfitnah, menjelek-jelekkan dan bermusuhan.
Baca Juga: Warga Tangerang Masih Belum Bisa Move On dari Arief-Sachrudin
"Artinya apa yang namanya kontestasi kompetisi politik pasti ada perbedaan pilihan, beliau berpesan jaga kerukunan itu yang pertama, biarkan siapapun yang mau memfitnah, membully menjelek-jelekkan itu biarkan saja," paparnya.
Pihaknya dalam kesempatan ini meminta masyarakat agar tidak saling memfitnah, mencaci maki, serta dapat menjaga kenyamanan dan kerukunan. Sebagai bangsa besar kata dia, jangan sampai terpecah.
"Sangat mudah asing untuk masuk menjajah dan menguasai negara kita, kalau kita terpecah belah,” katanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: topmedia.co.id
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?