polhukam.id - Pertarungan sengit terjadi dalam debat ketiga Pilpres 2024, di mana Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, memprovokasi Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), terkait pernyataan kontroversialnya mengenai pembelian alat perang oleh negara.
Prabowo menyoroti pernyataan Cak Imin yang menilai negara tidak berperang, namun berutang untuk membeli alat perang.
Dalam sesi debat, Prabowo meminta klarifikasi dari Anies Baswedan, capres nomor urut 1, terkait pernyataan Cak Imin.
Baca Juga: Harmoni dalam Kontroversi: Jejak Senyum di Balik Panggung Debat Pilpres 2024
Prabowo mengungkapkan keheranannya terkait perubahan sikap Anies yang awalnya menyetujui kenaikan anggaran pertahanan.
Ia juga meragukan data yang dipegang oleh Anies dan Ganjar, menyebutnya keliru.
Anies Baswedan memberikan tanggapannya dengan mengungkapkan bahwa peningkatan anggaran pertahanan perlu dilakukan sesuai dengan ancaman dan kebutuhan masa depan.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?