Baca Juga: Mendukung Pembangunan Otsus Papua Tepat Sasaran
Dari segi partisipasi, penting bagi anak muda untuk aktif terlibat dalam proses demokrasi ini.
Dukungan mereka bisa melalui berbagai cara, mulai dari pencoblosan tanpa golput hingga menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu.
Peran aktif ini juga meliputi keterlibatan dalam penyelenggaraan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Suhardi menekankan bahwa pemanfaatan teknologi saat ini dalam Pemilu, seperti aplikasi untuk daftar pemilih dan sistem rekapitulasi, merupakan aspek yang sangat dikuasai oleh generasi muda.
Baca Juga: Menjaga Keharmonisan Pemilu Demi Kokohnya Fondasi Demokrasi Indonesia
Keterlibatan mereka dalam hal ini dianggap kunci untuk memastikan kepercayaan publik terhadap keseluruhan proses pemilihan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: manggarainews.com
Artikel Terkait
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?