Maka dari itu, dia ingin negara hadir untuk memfasilitasi masyarakat yang kurang mampu tersebut. Dalam hal itu, dia mencontohkan hal tersebut di Jakarta ketika menjadi gubernur. Lapangan-lapangan berstandar FIFA itu dibangun di tengah-tengah perkampungan padat.
"Kami berikan tulisan amat besar bahwa lapangan ini tidak untuk dikomersialkan. Lapangan ini untuk dipakai untuk rakyat kebanyakan," katanya.
Apabila nantinya lapangan telah terbangun, dia juga ingin sebuah kompetisi berjenjang terselenggara sepanjang tahun dan konsisten penyelenggaraannya setiap tahun.
Baca Juga: Kampanye Hari ke-49, Ganjar ke Jawa Tengah, Mahfud Sapa Rakyat Sumatera Utara
Dengan kompetisi, Anies yakin bibit pemain hebat akan bermunculan."Harapannya potensi anak Maluku akan tumbuh dan bisa membawa nama baik Maluku dan Indonesia," dia menambahkan.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?