"Hasil pengawasan Bawaslu Lombok Tengah dalam telaahnya, ada pelibatan ASN, kegiatan-kegiatan pejabat yang memberikan nuansa ada keberpihakan terhadap peserta Pemilu tertentu. Nah, aspek ini menunjukkan ketidaknetralan sebagai ASN atau sebagai pejabat negara atau pejabat pemerintahan," ungkap Umar.
Terkait dengan kegiatan partai Golkar tersebut, lanjut Umar, Bawaslu akan melihat kembali laporan hasil pengawasannya. Kemudian akan diplenokan.
"Kita akan cek dari beberapa aspek pelanggarannya. Tentu akan dilakukan penanganan pelanggaran, yang namanya penanganan pelanggaran itu iya, akan didalami siapa-siapa yang ada di situ dan apa perannya, termasuk juga administrasi kegiatan itu akan dicek lebih jauh untuk menemukan apakah ada dugaan pelanggarannya atau tidak," tutur Umar.
Baca Juga: Bawaslu NTB Warning Pejabat ASN Pemprov Tidak Bermain Api
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrontb.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?