LOMBOK TIMUR, polhukam.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur temukan adanya indikasi pelanggaran netralitas Pemilu yang dilakukan oleh dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Lombok Timur.
Menyikapi adanya indikasi tersebut, Pj Bupati Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik menyatakan akan memberikan teguran hingga sanksi kepada yang bersangkutan apabila ada rekomendasi dari Bawaslu.
Hal tersebut disampikan Pj Bupati kepada sejumlah awak media beberapa hari yang lalu di Kantor DPRD Lombok Timur.
“Kita tegur, bila perlu pangkatnya diturunkan, tapi tunggu kalau ada rekomendasi Bawaslu,” kata Pj Bupati Lotim.
Baca Juga: Penyaluran BOSP 2024 Cetak Rekor Tercepat Sepanjang Sejarah
Kata Pj Bupati, Pemerintah Daerah hanya berkewajiban untuk menyampaikan dan memberi imbauan terkait netralitas ASN selama periode Pemilu. Namun, untuk penindakan apabila ditemukan ASN yang melanggar, maka itu merupakan ranah Bawaslu.
“Kita tunggu rekomendasi dari Bawaslu. Kami tidak mungkin mendahului rekomedasi dari Bawaslu,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini