polhukam.id : Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X enggan berkomentar terkait sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menyatakan bahwa Presiden dapat memihak dan berkampanye dalam pemilu.
Raja Keraton Yogyakarta itu menyatakan lebih baik ia mengomentari dirinya sendiri.
"Saya tidak punya komentar soal itu (presiden boleh berkampanye), saya hanya bisa berkomentar untuk diri saya sendiri," kata Sultan usai menerima kunjungan Capres Anies Baswedan di Yogyakarta Rabu 24 Januari 2024.
Dalam kesempatan itu, dihadapan Anies, Sultan pun menyinggung bagaimana sikapnya di dalam kalangan internal keluarga Keraton Yogyakarta. Terutama ketika menyongsong perhelatan pemilu.
"Saya ini, sama istri, sama anak pun tidak pernah saya mengararahkan (memilih calon tertentu) kok," kata Sultan.
Sultan berpendapat, meskipun dalam satu keluarga, namun ia menghargai pilihan politik anggota keluarganya yang bisa jadi berbeda beda satu sama lain.
"Karena tiap orang kan punya hak sendiri, secara hak asasi mereka bisa menentukan pilihannya," kata Sultan.
"Jadi bagi saya, terserah saja (anggota keluarga Sultan) mau mencoblos apa, silakan, itu urusan dia," kata dia.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?