"Maka ketika kita bicara harus membawa amanah, harus dilaksanakan dengan baik-baik, harus anti-KKN, maka laksanakanlah amanah konstitusi itu dengan baik, setuju ya?" ujarnya dengan tegas.
Selain itu, Ganjar juga menekankan hak demokrasi dan hak memilih yang ada pada rakyat. Ia menyatakan bahwa masyarakat memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan politik mereka.
Calon Presiden yang pernah menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga memberikan pandangan tentang proses pemilihan.
"Siapa yang akan anda pilih? Anda punya preferensi, maka bagaimana cara melihatnya, lihatlah debat para kandidat: Bapak-ibu akan melihat satu per satu, apa pertanyaannya, bagaimana cara menjawabnya, tahu atau tidak, atau barangkali memang tidak tahu, maka itulah yang menjadi preferensi bapak-ibu untuk memilih," ujar Ganjar.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?