Modal itu menjadi kekuatan besar bagi PDIP dan Puan Maharani sebagai calon yang berpotensi besar diusung sebagai capres atau cawapres dari PDIP.
Dia menyebut PDIP punya posisi penting dan menentukan karena siapa pun yang berkepentingan di Pilpres 2024 akan berusaha keras mendekati Puan Maharani.
"Pak Jokowi meskipun presiden, tetapi bukan ketua umum partai politik, sehingga tetap berkepentingan dengan Mbak Puan dan PDIP di Pilpres 2024. Begitu juga Mas Anies, elektabilitas lumayan tinggi tetapi tidak ada kepastian partai pengusung sehingga opsi mendekat ke Mbak Puan dan PDIP adalah pilihan logis," teranganya. (antara)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Retno Marsudi Dipanggil Prabowo ke Istana, Warganet: Kangen Menlu yang Berintegritas dan Cerdas!
Roy Suryo Beberkan Bukti Kertas & Gelar Profesor yang Bikin Kasus Ijazah Jokowi Makin Panas
Mahfud MD Bongkar Fakta: Ini Alasan Informasi ke Presiden Sering Tak Utuh
Misteri Dukungan Jokowi ke Prabowo-Gibran: Sinyal 2 Periode atau Skenario Tersembunyi untuk 2029?