Prabowo mengungkit hal itu ketika membahas program makan bergizi untuk anak-anak saat berpidato di acara berbuka bersama bersama pimpinan PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2024) malam WIB. Petinggi PAN, seperti Zulkifli Hasan hingga Hatta Rajasa hadir dalam acara tersebut.
Prabowo awalnya menyebut, program pemberian makanan bergizi adalah program strategisnya. Pasalnya, asupan gizi anak-anak Indonesia berkaitan langsung dengan masa depan bangsa.
Menurut Prabowo, apabila program makan bergizi tak diberikan segera, akan banyak anak Indonesia saat dewasa punya tubuh dan otak yang lemah. Karena itu, dia bertekad untuk mengeksekusi program tersebut, meski kerap diejek oleh rival politik.
"Jadi, walaupun saya sering diejek, dan sering dihina, nggak ada urusan. Saya tadinya agak sedikit shock waktu saya dinilai 11 dari 100," kata Prabowo dan disambut gelak tawa elite PAN yang hadir.
Capres Anies Baswedan diketahui memberikan skor 11 dari 100 atas kinerja Prabowo sebagai menteri pertahanan. Penilaian tersebut dilontarkan Anies dalam ajang debat capres di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada 7 Januari 2024. Sepanjang masa kampanye, Prabowo berulang kali menyindir Anies karena telah memberikan penilaian rendah tersebut.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?