Dia menyimpulkan, logika politik partai Gerindra sangat logis mencalonkan Prabowo menjadi capres.
Jamiluddin menilai logika politik itu sudah ada di benak Prabowo.
"Jadi, sangat kontralogika bila Prabowo merelakan capres kepada orang lain," ucapnya.
Pilpres 2024 justru menjadi momentum bagi Prabowo Subianto untuk menjadi presiden sesungguhnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya Bongkar Bobrok Birokrasi: Digeser Baru Nangis-nangis, 2 Dirjen Dicopot!
Mahfud MD Bongkar Alasan Hukum: Mengapa Tuduhan Makar ke Saiful Mujani Dinilai Mengada-ada?
Merger Gerindra-NasDem Batal? Ini Kata Dasco dan Saan Mustopa yang Bikin Heboh
Roy Suryo Sindir Balik Rismon: Berani Uji Ijazah Jokowi, Tapi Ijazah Sendiri Diduga Palsu?