Dia menyimpulkan, logika politik partai Gerindra sangat logis mencalonkan Prabowo menjadi capres.
Jamiluddin menilai logika politik itu sudah ada di benak Prabowo.
"Jadi, sangat kontralogika bila Prabowo merelakan capres kepada orang lain," ucapnya.
Pilpres 2024 justru menjadi momentum bagi Prabowo Subianto untuk menjadi presiden sesungguhnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?
PDIP Protes Program Makan Gratis Prabowo: Benarkah Takut Kalah Lagi di Pilpres 2029?
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?