"Yang satu rezim yang dia besarkan, yang lain rezim yang baru tapi ingin besar," katanya.
Sementara Wakil Ketua Dewan Pers Agung Darmajaya mengatakan pers bertanggungjawab dalam menyebarkan informasi sebelum, saat, dan sesudah pilkada.
"Pers memberi gambaran dan informasi tentang bakal calon kepala daerah yang akan maju dalam pilkada," katanya.
Kesuksesan Pemilu 2024 lalu, lanjut dia, bukan semata keberhasilan penyelenggara pemilu, namun juga pers yang berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?