Syamsu juga menilai bahwa peran TNI telah dikaburkan dan kini digeser oleh Polri sebagai kekuatan utama dalam menjaga stabilitas nasional.
“Sekarang ini, garda terdepan bukan lagi tentara. Justru polisi yang mengambil alih. Sudah jadi partai sendiri, partai coklat atau parcok,” ujarnya, menyindir dominasi peran institusi kepolisian dalam urusan politik dan keamanan dalam negeri.
Di akhir pernyataannya, Syamsu mengaku tetap ingin memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, yakni dengan berani bersuara untuk mencegah kejahatan dan pengkhianatan terhadap rakyat.
“Saya hanya ingin bangsa ini terselamatkan dari kehancuran,” ujarnya penuh harap.
👇👇
tags
Sumber: Sawitku
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?