Diinisiasi Sejak 2019, PLN Klaim Program Co-Firing Berhasil Kurangi Emisi CO2 hingga 481 Ribu Ton

- Kamis, 30 Juni 2022 | 15:30 WIB
Diinisiasi Sejak 2019, PLN Klaim Program Co-Firing Berhasil Kurangi Emisi CO2 hingga 481 Ribu Ton

Direktur Mega Proyek dan EBT PLN, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan, direncanakan program co-firing ini akan menyumbang sekitar 3,9 persen dari 23 bauran EBT pada 2025 dengan menggunakan 10,2 juta ton biomasa untuk implementasi pada 52 lokasi PLTU batu bara. 

"Sejak awal 2021 sampai dengan Juni 2022 PLN telah menghemat penggunaan batu bara yang disubtitusi dengan biomassa hingga 500 ribu ton sehingga PLN telah berkontribusi mengurangi emisi CO2 yang ekuivalen dengan sebesar 481 ribu ton," ujar Wiluyo dalam sambutanya di acara diskusi virtual, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: PLN Terapkan Skema Zero Down Time untuk Pertemuan Sherpa Meeting

Wiluyo menyebut hal tersebut merupakan kontribusi PLN dalam mendukung transisi energi dan satu tahap kecil dalam pencapaian target NZE 2060.

Lanjutnya, Wiluyo mengatakan program co-firing ini merupakan bagian dari ekosistem listrik kerakyatan yang memberikan dampak multiplier effect dalam pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran serta masyarakat dalam penyediaan bahan baku biomassa.

"Dalam pengembangan biomassa ini PLN telah membangun rantai pasok, mulai dari tahap perencanaan, pendampingan, pembudidayaan, sampai dengan komersialisasi penyediaan bahan baku biomassa. Hal tersebut tentunya dilakukan kerja sama dengan pemda, Kemen-ESDM, Kemen-BUMN, Kemenkeu, Kemen-PUPR, Kemen-KLHK, dan kementrian terkait lainya," ujarnya.

Halaman:

Komentar

Terpopuler