Said juga menyoroti tiga partai yang berpotensi mendukung upaya ini, yaitu PDIP, Gerindra, dan Demokrat.
Sementara, menurut dia, PKB dan PKS dinilai abu-abu.
Namun, ia pesimistis terhadap Golkar, PAN, dan NasDem karena ketua umumnya dianggap tidak konsisten.
Said menegaskan bahwa rakyat bukan 'pemain topeng monyet' atau pengikut irama politisi yang hanya mengejar cuan.
Ia memperingatkan ancaman oligarki yang mendukung Gibran sebagai presiden, karena mudah diatur.
"Kami pencinta NKRI 24 karat, bukan penikmat cuan. Mari kita ketuk hati Prabowo, Megawati, dan SBY untuk menyelamatkan bangsa ini," pungkasnya.
👇👇
DPR hanya menjadikan usulan pemakzulan Gibran bagaikan musik bagi DPR dan penguasa untuk menari Poco-Poco pic.twitter.com/MARyz3tdoe
Sumber: TvOne
Artikel Terkait
Korupsi ke Sugar Baby: KPK Beberkan Modus Baru Pencucian Uang yang Bikin Sugar Baby Bisa Dipidana
Feri Amsari Dilaporkan Polisi! Apa yang Sebenarnya Dia Kritik Soal Swasembada Pangan?
Restorative Justice Berhasil! Status Tersangka Rismon Sianipar Dicabut, Ini Alasan Jokowi Memaafkan
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi Nikel: Ini Kronologi dan Modus Rp 1,5 Miliar yang Mengejutkan