Liu Xiaodong, Dalang Pencurian Emas 774 Kg di Kalbar, Jadi Tahanan Rumah
Kasus pencurian emas seberat 774 kilogram di Ketapang, Kalimantan Barat, kembali mencuri perhatian publik. Liu Xiaodong, Warga Negara China yang diduga sebagai dalang, dinilai mendapatkan perlakuan istimewa dengan status tahanan rumah, meski terancam hukuman penjara lebih dari 20 tahun.
Alasan Kesehatan dan Proses Penangguhan Penahanan
Berdasarkan informasi, Liu Xiaodong dilimpahkan dari kepolisian ke Kejaksaan Negeri Ketapang pada 3 Februari 2026. Namun, ia tidak langsung dibawa ke rumah tahanan. Kepala KPLP setempat, Gerry Tri Aryadi, menjelaskan bahwa tersangka baru keluar dari Rumah Sakit Bhayangkara setelah terkena DBD. Setelah observasi, kondisi kesehatannya dinilai masih lemah sehingga dikembalikan ke JPU.
"Pengacaranya melakukan permohonan ke pengadilan agar menjadi tahanan rumah," ujar Gerry. Soal uang jaminan, pihak Lapas menyerahkan sepenuhnya kepada kewenangan pengadilan.
Ancaman Hukuman Berlapis untuk Tersangka
Liu Xiaodong menghadapi tuntutan pidana yang berat. Ia disangkakan dengan Pasal 447 KUHP baru tentang pencurian dengan pemberatan (ancaman 7 tahun penjara) dan Pasal 306 KUHP terkait penyalahgunaan bahan peledak milik PT SRM (ancaman 15 tahun penjara). Total, ia terancam hukuman lebih dari 20 tahun penjara. Kerugian negara dari kasus ini ditaksir mencapai Rp1,02 triliun.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya