Misteri Ibu Solo Terkuak: Modus Pemerasan yang Guncang Tulungagung dalam OTT KPK

- Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB
Misteri Ibu Solo Terkuak: Modus Pemerasan yang Guncang Tulungagung dalam OTT KPK

OTT KPK di Tulungagung: Siapa Sebenarnya 'Ibu Solo' yang Dicatut Makelar Proyek?

Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mengungkap satu istilah kunci yang misterius: "Ibu Solo". Julukan ini diduga kuat menjadi alat penekan utama yang digunakan makelar proyek untuk memeras kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Makelar Proyek Catut Nama 'Ibu Solo' untuk Intimidasi

Berdasarkan pengungkapan KPK, seorang makelar proyek berinisial IB (atau Ibnu) kerap mencatut nama "Ibu Solo" dalam komunikasinya dengan pejabat Pemkab Tulungagung. Dengan mengklaim diri sebagai bagian dari lingkaran dekat "Ibu Solo", IB diduga memaksa para kepala dinas untuk memberikan jatah proyek atau setoran uang tertentu.

Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa penyidik masih mendalami secara serius makna dan peran di balik kode "Ibu Solo" tersebut. Penyidik berusaha mengungkap apakah pencatutan nama ini dilakukan atas sepengetahuan sosok yang dimaksud atau murni modus pihak ketiga.

Duplikat: Siapa Sosok 'Ibu Solo' dalam Kasus Korupsi Tulungagung?

Dalam lingkungan internal Pemkab Tulungagung, "Ibu Solo" diketahui merupakan julukan untuk Endang Dwi Retnosari, istri dari Bupati Gatut Sunu Wibowo. Namun, KPK menekankan bahwa fokus penyelidikan adalah pada penyalahgunaan atau pencatutan nama tersebut oleh oknum tertentu untuk tindak pemerasan.

Modusnya, nama "Ibu Solo" dijual sebagai "senjata sakti". Para kepala OPD diancam dengan berbagai sanksi seperti mutasi jabatan, pemotongan anggaran, hingga penggunaan surat pengunduran diri kosong yang telah ditandatangani sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menguasai proyek pengadaan barang dan jasa di wilayah Tulungagung.

Halaman:

Komentar