Terakhir, Sahroni meminta agar Polda Jawa Timur pun memberikan klarifikasi atas tuduhan informasinya yang disebut hoax.
Sebelumnya, Sahroni pun mengunggah prihal tangkapan sabu seberar 103 kilogram di Jawa Timur.
Tidak transparan serta tidak tereksposesnya penangkapan tersebut membuat Ahmad Sahroni menduga ada permainan.
Bahkan dirinya pun meminta agar hal ini menjadi perhatian serius dari Institusi Polri.
Namun unggahan tersebut langsung direspon oleh Bareskrim Polri, bahwa penangkapan sabu 103 kilogram di Jawa Timur bukan dilakukan oleh Polri melainkan oleh BNN.
Bahkan dari tangkapan tersebut diamankan sebanyak 103,97 kilogram sabu dengan 11 orang tersangka.(*)
Sumber: kilat
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?