Firli menyinggung bahwa musuh bangsa adalah kemiskinan, kebodohan, pengangguran, ketidakadilan, hingga keterbelakangan.
"Sesungguhnya korupsi bukan hanya kejahatan yang merugikan keuangan negara, tapi jauh dari itu, korupsi merampas hak-hak kita, merampas hak-hak generasi penerus kita, bahkan tidak sedikit negara gagal untuk mewujudkan tujuannya karena korupsi," kata Firli.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?