Seperti diketahui, kecelakaan bus handoyo terjadi di Tol Cipali pada Jumat (15/12/2023) lalu. Dalam kecelakaan itu, menewaskan sebanyak 12 penumpang.
Sopir bus Handoyo, Rinto Katana mengaku, bus dikendarainya tiba-tiba hilang kendali saat lokasi berada di lokasi kejadian. Sehingga, dirinya tak bisa berbuat banyak untuk mengendalikan armada tersebut.
"Tiba-tiba saja terguling," ujarnya singkat.
Baca Juga: Tewaskan 12 Penumpang, Ini Sosok Sopir Bus Handoyo yang Kecelakaan di Tol Cipali
Wadirlantas Polda Jawa Barat, AKBP Edwin Affandi juga mengatakan, berdasarkan olah TKP sementara, tidak ditemukan upaya rem yang signifikan. "Minim jejak pengereman, terlihat tidak ada upaya rem yang signifikan. Kami akan memeriksa kondisi bus terlebih dahulu apakah supir tidak melakukan pengereman atau rem pada bus tidak berfungsi," ungkapnya.
Dari hasil olah TKP, kata AKBP Edwin Affandi, kendaraan saat melintas di lokasi kejadian diduga melebihi batas kecepatan maksimal.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solo.kilat.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?