PURWAKARTA, KILATSOLO.COM - Penyidik Polres Purwakarta menetapkan sopir Bus Handoyo, Rinto Katana (28) warga Purworejo, Jawa Tengah sebagai tersangka. Armada bus yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Tol Cipali pada Kamis (14/12/2023) hingga menewaskan sebanyak 12 penumpang.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, Penyidik telah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mempersangkakan sopir bus.
Baca Juga: Sopir Bus Handoyo Terima Dukungan Moril Netizen Pasca Kecelakaan Maut
Menurutnya, Rinto Katana dikenakan Pasal 311 ayat 5, 4, 3, 2, 1 atau Pasal 310 ayat 4, 3, 2, 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sementara itu, Rinto mengakui kesalahannya karena lalai dalam berkendara. Dia mengaku, selama perjalanan, kecepatan kendaraan yang dikemudikan sesuai standar operasional di jalan tol.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?