Setelah itu, kata Fitrayadi, korban dan saksi menjawab demikian salah seorang dari pelaku yang menggunakan sweter hitam dan topi belakang langsung mengayunkan pisaunya hingga mengenai punggung korban Fikri.
"Melihat kejadian tersebut saksi Adi lalu lari untuk menyelamatkan diri dan lari masuk bersembunyi kedalam RM sarilaut doaibu 3," jelasnya.
Baca Juga: Seorang Ayah di Kendari Tega Rudapaksa Anak Kandungnya, Ancam akan Aniaya Istri
Lanjut Fitrayadi, lara pelaku lalu mengejar korban hingga masuk kedalam warung kemudian mendapati korban Farham, Uje, dan Ilham sementara makan.
"Disitu para pelaku kembali bertanya kepada Farhan dkk dengan pertanyaan 'Siapa yang melempari mereka menggunakan bambu?' Dan disitu salah satu pelaku langsung mengayunkan pisaunya hingga mengenai punggung korban Farhan," bebernya.
Setelah melakukan penganiayaan tersebut, Fitrayadi menyampaikan jika para pelaku langsung melarikan diri.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: swargantara.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?