Papua - Kelompok Separatis dan Teroris (KST) menarasikan dirinya sebagai pahlawan untuk kemerdekaan Papua.
Dengan terus menyuarakan isu HAM untuk lepas dari NKRI, justru KST Papua terus meneror bahkan hingga membunuh warga sipil yang tidak bersalah.
Saat ini, evaluasi pendekatan keamanan hingga tindakan tegas tengah diupayakan aparat terhadap keberadaan KST Papua untuk mengantisipasi siklus kekerasan kembali terjadi dan menambah korban jiwa.
Baca Juga: 5 Urutan Zodiak yang Lebih Menyukai Lingkaran Perteman Kecil
Namun di sisi lain, pemetaan terhadap kekuatan kelompok tersebut perlu dilakukan. Selain melalui jalur peperangan angkat senjata, mereka juga bermain narasi melalui media sosial dan media online untuk mempengaruhi publik.
Hingga saat ini, isu pelanggaran dan penegakan HAM masih digunakan kelompok tersebut untuk mempengaruhi dunia internasional demi terbukanya peluang lepas dari Indonesia.
Padahal selama ini, merekalah justru yang melakukan pelanggaran HAM secara kejam.
Baca Juga: Gegara Trending di Medsos! Nama 'Samsul' yang Ditulis Gibran di Twitter Viral!
Artikel Terkait
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf
BREAKING: KPK Geledah Kantor Bea Cukai Rawamangun, Ungkap Modus Suap Impor 6 Tersangka!