Pada ibadah malam Natal, Minggu (24/12), GPIB Immanuel menerima sekitar 2.000 jemaat yang diselenggarakan dua sesi, secara luring dan daring.
Sementara diperkirakan ada 1.500 orang jemaat yang menghadiri ibadah Natal secara langsung.
Untuk mengantisipasi membludaknya jemaat, pihak gereja menyediakan tenda di area luar gedung.
Selain pengamanan, gereja juga menyediakan masker dan pembersih tangan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang tercatat mengalami peningkatan pada akhir tahun 2023 ini.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?