Dia mengatakan, anggota KNPB dan ULMWP itu menyusup di tengah-tengah massa yang mengantar jenazah hingga menyebabkan terjadinya sejumlah aksi.
Bahkan kelompok itu berupaya memprovokasi, namun anggota TNI-Polri tidak terpancing dan tetap melakukan tindakan penegakan hukum yang terukur sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.
"Aparat keamanan akan mengusut hingga tuntas baik kasus pemukulan hingga pembakaran," kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan.
Baca Juga: MAKI Akan Gugat Keppres Pemberhentian Firli Bahuri ke PTUN
Jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, Jumat (28/12) sore dimakamkan di halaman kediamannya yang berlokasi di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal, Selasa (26/12), di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?