Setelah saksi pergi, korban Sainona meminta saksi memanggil Hatop untuk membantu membujuk Asep.
Pada pukul 12.00 WIB, korban Abastiar pulang dari kebun, tetapi saksi memberikan peringatan untuk tidak segera ke rumah.
Baca Juga: Seleb TikTok Satria Mahathir 'Cogil' Ditangkap Polisi karena Pengeroyokan Anak Anggota DPRD Kepri
Namun, Abastiar tidak mendengar dan naik langsung ke rumah. Saksi dan korban Sainona mendengar suara pukulan dari rumah atas.
Ketika saksi melihat darah menetes dari atas rumah, warga lain dipanggil, dan saksi tidak melihat korban Sainona naik ke rumah korban.
Saat tiba di tempat kejadian, saksi melihat pelaku keluar dari rumah dengan parang di tangan.
Personil Polsek Muara Beliti berhasil mengamankan Asep, yang pada pukul 14.25 WIB dibawa ke Polres Musi Rawas. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD Muara Beliti untuk dilakukan visum.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sumsel24.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?