Baca Juga: Tragedi KA Turangga, Masinis Selamat setelah Terjepit, Korban Tewas Bertambah
"Rombongan iring-iringan jenazah tersebut justru semakin melakukan kebisingan dengan menggeber-geber gas sehingga warga setempat spontan turun ke jalan dan menghadang rombongan sehingga terlibat bentrok," ungkap Kristomei.
Upaya melerai dari anggota Kodam XIII/Merdeka justru mendapat provokasi dari rombongan pengiring, sehingga terjadi bentrokan.
Kristomei menjelaskan bahwa situasi telah kondusif setelah anggota TNI dan rombongan jenazah berhasil ditenangkan. Rombongan pun melanjutkan perjalanan ke tempat pemakaman umum.
Baca Juga: Polisi Temukan Ratusan Amunisi dan Granat di Galian Septic Tank Rumah Kontrakan di Depok
Pihak Kodam XIII/Merdeka terus berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang kejadian ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait tindak lanjut dari peristiwa tersebut. ADM
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: mediapedomanindonesia.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?