Bahkan setelah melahirkan, dia membawa bayi tersebut ke tempat wudhu di dekatnya, namun tanpa memandikan bayi tersebut.
Wanita tersebut meninggalkan bayi begitu saja di belakang tangga, mencuci tangan, dan pergi meninggalkan musala.
Kejadian ini terungkap saat seorang warga bernama Sutiyo menemukan bercak darah di tempat wanita tersebut melahirkan.
Sutiyo segera melaporkan penemuan bayi tersebut kepada beberapa warga lainnya, termasuk Ibu Nung, Ibu Sutilah, Ibu Dede, dan Ibu Rohayati.
Informasi ini kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan selanjutnya disampaikan kepada pihak kepolisian.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakartainsider.id
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?